Live
Bisnis

BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah

BRI memperkuat pembiayaan perumahan untuk mendukung Program 3 Juta Rumah. Hingga September 2026, KPP BRI mencapai Rp12 triliun untuk 83.210 debitur.

R

Redaksi

25 September 2026 pukul 07.12

Kegiatan Sosialisasi Program Pembiayaan Perumahan KPP dan FLPP Wilayah Jakarta yang digelar di Gelanggang Jakarta Timur pada awal September 2026 lalu. (Foto: BRI)
Kegiatan Sosialisasi Program Pembiayaan Perumahan KPP dan FLPP Wilayah Jakarta yang digelar di Gelanggang Jakarta Timur pada awal September 2026 lalu. (Foto: BRI)

Singkatnya

BRI memperkuat pembiayaan perumahan untuk mendukung Program 3 Juta Rumah. Hingga September 2026, KPP BRI mencapai Rp12 triliun untuk 83.210 debitur.

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas dukungan terhadap program perumahan rakyat melalui penguatan akses pembiayaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah sekaligus membangun ekosistem perumahan yang lebih terintegrasi.

Seperti dilansir laman resmi BRI, Jumat 25 September 2026, komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Program Pembiayaan Perumahan KPP dan FLPP Wilayah Jakarta yang digelar di Gelanggang Jakarta Timur pada awal September 2026 lalu.

Kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah, perbankan, dan pelaku industri perumahan untuk memperkuat pemahaman mengenai akses pembiayaan sekaligus mendorong penyaluran kredit kepada masyarakat dan pelaku usaha di sektor perumahan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait turut mengapresiasi pelaksanaan program pembiayaan perumahan oleh BRI. Ia menilai kecepatan implementasi di tingkat perbankan menjadi salah satu faktor penting agar kebijakan pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

BRI Salurkan Rp427,5 Miliar di Jakarta

Dalam kegiatan tersebut, BRI mencatat penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) sebesar Rp427,5 miliar kepada 1.619 debitur.

Pembiayaan tersebut terbagi dalam dua sisi, yakni supply dan demand. Untuk sisi supply, BRI menyalurkan Rp242,5 miliar kepada 110 debitur.

Pembiayaan tersebut mencakup Rp73,6 miliar kepada 29 debitur pengembang, Rp39,8 miliar kepada 23 debitur toko bahan bangunan, serta Rp129,1 miliar kepada 58 debitur kontraktor perumahan.

Sementara dari sisi demand, BRI menyalurkan pembiayaan sebesar Rp185 miliar kepada 1.509 debitur UMKM.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan, sosialisasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperluas akses pembiayaan perumahan sekaligus memperkuat ekosistem sektor perumahan dari hulu hingga hilir.

Menurut Aris, program pembiayaan tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan hunian dengan skema pembiayaan yang terjangkau. Dukungan juga diberikan kepada berbagai pelaku usaha yang terlibat dalam rantai industri perumahan.

“Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkenalkan Program KPP kepada masyarakat secara lebih luas,” ujar Aris.

Ia berharap semakin banyak masyarakat memahami fasilitas pembiayaan perumahan yang tersedia melalui kerja sama pemerintah dan perbankan.

KPP BRI Capai Rp12 Triliun

Dukungan BRI terhadap pembiayaan perumahan juga terlihat dari kinerja secara nasional. Hingga 8 September 2026, penyaluran KPP BRI telah mencapai Rp12 triliun kepada 83.210 debitur.

Selain KPP, BRI juga terus menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hingga periode yang sama, realisasi penyaluran FLPP telah mencapai 25.030 unit rumah.

Angka tersebut menjadi bagian dari target BRI untuk menyalurkan FLPP sebanyak 60.000 unit rumah sepanjang 2026.

BRI melihat penguatan pembiayaan perumahan membutuhkan sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, kontraktor, toko bahan bangunan, serta masyarakat sebagai calon penerima manfaat.

Melalui kolaborasi tersebut, akses pembiayaan diharapkan dapat semakin terbuka sekaligus mendorong aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sektor perumahan.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan hari ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. BRI akan terus memperkuat perannya dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah melalui sinergi dengan pemerintah dan pengembang,” kata Aris.

Untuk mendukung masyarakat memperoleh hunian, BRI juga menyediakan program KPR Sejahtera dan fasilitas KPP hingga 31 Desember 2026. Penawaran yang tersedia antara lain uang muka mulai 1 persen dan suku bunga tetap 5 persen hingga 20 tahun, sesuai ketentuan program.

Diunggah 25 September 2026 pukul 07.12

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar