Live
Nasional

Dua Helikopter Basarnas Evakuasi 7 Korban KM Virgo Transport 8 ke Banjarmasin

Dua helikopter Basarnas mengevakuasi tujuh korban KM Virgo Transport 8 dari Palangkaraya ke Banjarmasin. Korban dibawa ke RS Bhayangkara.

R

Redaksi

27 September 2026 pukul 07.38

Dua Helikopter Basarnas Evakuasi 7 Korban KM Virgo Transport 8. (Foto: Basarnas RI)
Dua Helikopter Basarnas Evakuasi 7 Korban KM Virgo Transport 8. (Foto: Basarnas RI)

Singkatnya

Dua helikopter Basarnas mengevakuasi tujuh korban KM Virgo Transport 8 dari Palangkaraya ke Banjarmasin. Korban dibawa ke RS Bhayangkara.

Banjarmasin — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali mengerahkan sumber daya udara untuk mempercepat proses evakuasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. Sebanyak tujuh korban yang sebelumnya ditemukan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah dievakuasi menggunakan dua helikopter Basarnas pada Minggu (27/9/2026).

Dua helikopter yang digunakan dalam operasi tersebut yakni HR-3601 dan HR-3604. Keduanya membawa tujuh korban dari Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangkaraya, menuju Bandar Udara Syamsudin Noor, Banjarmasin.

Ketujuh korban sebelumnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di beberapa lokasi berbeda. Empat korban ditemukan di Kabupaten Sukamara, dua korban ditemukan di Kabupaten Seruyan, sementara satu korban lainnya ditemukan di kawasan Sungai Cabang, Pangkalan Bun.

Setelah proses penemuan, seluruh korban pada Sabtu (26/9) dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju Bandar Udara Tjilik Riwut di Palangkaraya. Dari lokasi tersebut, korban kemudian dipersiapkan untuk dipindahkan melalui jalur udara menuju Banjarmasin.

Dibawa ke RS Bhayangkara

Setibanya dua helikopter di Bandar Udara Syamsudin Noor, Banjarmasin, ketujuh korban langsung dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara.

Para korban selanjutnya menjalani proses identifikasi serta penanganan lebih lanjut oleh tim terkait. Pemindahan melalui jalur udara dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi dari wilayah penemuan menuju fasilitas yang mendukung tahapan identifikasi.

Kepala Basarnas mengatakan seluruh sumber daya yang tersedia terus dikerahkan dalam penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8. Penggunaan helikopter menjadi salah satu langkah untuk mempercepat mobilisasi korban dari lokasi awal menuju fasilitas penanganan.

“Setiap korban yang berhasil ditemukan menjadi prioritas untuk segera dievakuasi dan mendapatkan penanganan. Basarnas bersama seluruh unsur SAR akan terus melakukan upaya terbaik dalam proses pencarian, evakuasi, dan identifikasi korban,” ujar Kepala Basarnas.

Operasi SAR Masih Berlangsung

Pengoperasian HR-3601 dan HR-3604 dalam proses evakuasi tujuh korban merupakan bagian dari strategi operasi pencarian dan pertolongan. Sarana udara dimanfaatkan untuk mempercepat pemindahan korban, terutama dari wilayah yang membutuhkan waktu lebih lama apabila ditempuh melalui jalur darat.

Basarnas bersama Tim SAR Gabungan masih melanjutkan operasi pencarian dan pertolongan terkait kecelakaan KM Virgo Transport 8. Perkembangan operasi akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta informasi mengenai lokasi korban yang berhasil ditemukan.

Dengan dievakuasinya tujuh korban ke Banjarmasin, proses selanjutnya berfokus pada identifikasi dan penanganan di RS Bhayangkara. Sementara unsur SAR lainnya tetap menjalankan tugas pencarian sesuai perkembangan operasi.

Diunggah 27 September 2026 pukul 07.38

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar