Kapolri Pimpin Sertijab Irwasum Polri dan Empat Kapolda, Ini Daftar Pejabat Baru
Kapolri memimpin sertijab Irwasum Polri dan empat Kapolda di Mabes Polri. Simak daftar pejabat baru dan pesan peningkatan pelayanan publik.

Singkatnya
Kapolri memimpin sertijab Irwasum Polri dan empat Kapolda di Mabes Polri. Simak daftar pejabat baru dan pesan peningkatan pelayanan publik.
Jakarta – Kapolri memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri dan empat kepala kepolisian daerah (Kapolda) di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat 9 Oktober 2026. Pergantian tersebut mencakup lima jabatan strategis di lingkungan Polri.
Lima jabatan yang diserahterimakan meliputi Irwasum Polri, Kapolda Metro Jaya, Kapolda Maluku, Kapolda Jawa Timur, dan Kapolda Bali. Rotasi ini menjadi bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel kepolisian.
Jabatan Irwasum Polri kini diemban Komjen Pol. Asep Edi Suheri, menggantikan Komjen Pol. Wahyu Widada. Sebelumnya, Asep menjabat Kapolda Metro Jaya. Posisi tersebut selanjutnya diserahkan kepada Komjen Pol. Dadang Hartanto.
Sementara itu, jabatan Kapolda Maluku dipercayakan kepada Irjen Pol. Suwondo Nainggolan. Di Jawa Timur, posisi Kapolda beralih dari Irjen Pol. Nanang Avianto kepada Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono.
Adapun jabatan Kapolda Bali diserahterimakan dari Irjen Pol. Daniel Adityajaya kepada Irjen Pol. Pasma Royce.
Mutasi Berdasarkan Kompetensi dan Rekam Jejak
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari mekanisme organisasi untuk memperkuat institusi sekaligus mengembangkan karier personel.
Menurut Johnny, penempatan pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, antara lain meritokrasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Pertimbangan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan organisasi agar setiap jabatan dapat dijalankan secara optimal.
Polri juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas. Kontribusi tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas dan mendukung peningkatan kinerja institusi.
“Pergantian jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi melalui penempatan personel sesuai kompetensi, kapabilitas, dan integritasnya. Kami juga mengapresiasi pengabdian pejabat lama yang telah memberikan kontribusi bagi institusi. Setiap amanah jabatan diharapkan dapat dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar Johnny.
Pejabat Baru Diminta Tingkatkan Pelayanan Publik
Johnny menambahkan, Kapolri berharap para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan tanggung jawab masing-masing. Mereka juga diharapkan melanjutkan program yang telah berjalan serta meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut dia, pergantian jabatan tidak hanya berkaitan dengan penyegaran organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di berbagai wilayah.
Polri, lanjut Johnny, tetap mengedepankan pendekatan yang dekat dengan masyarakat melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”. Prinsip tersebut diharapkan menjadi landasan bagi para pejabat baru dalam menjalankan tugas dan mengambil kebijakan di wilayah masing-masing.
Dengan pergantian lima pejabat strategis tersebut, Polri berharap pelayanan kepada masyarakat semakin profesional, humanis, dan responsif. Penguatan kepercayaan publik juga menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Para pejabat yang menerima amanah baru diharapkan mampu menjaga integritas, memperkuat kinerja organisasi, serta memastikan pelayanan dan penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan.
Diunggah 9 Oktober 2026 pukul 12.16
