Live
Regional

Polda Metro Jaya Kawal 99 Kegiatan 24 September, Aktivitas Warga Tetap Jadi Prioritas

Polda Metro Jaya mengawal 99 kegiatan pada 24 September 2026, termasuk aksi buruh dan agenda publik, untuk menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas warga.

R

Redaksi

24 September 2026 pukul 09.37

Polda Metro Jaya menyiapkan personel untuk mengamankan berbagai kegiatan masyarakat yang berlangsung pada Kamis (24/9/2026). (Foto: Humas Polda Metr Jaya)
Polda Metro Jaya menyiapkan personel untuk mengamankan berbagai kegiatan masyarakat yang berlangsung pada Kamis (24/9/2026). (Foto: Humas Polda Metr Jaya)

Singkatnya

Polda Metro Jaya mengawal 99 kegiatan pada 24 September 2026, termasuk aksi buruh dan agenda publik, untuk menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas warga.

Jakarta — Polda Metro Jaya menyiapkan personel untuk mengamankan berbagai kegiatan masyarakat yang berlangsung pada Kamis (24/9/2026). Sebanyak 99 kegiatan telah terdata dan akan mendapatkan pengawalan guna menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas warga.

Dari jumlah tersebut, terdapat 73 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya. Kepolisian memastikan pengamanan dilakukan dengan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat yang tidak terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sejumlah agenda diperkirakan menghadirkan aktivitas masyarakat dalam jumlah besar. Di antaranya aksi penyampaian aspirasi buruh di kawasan MH Thamrin, Pameran Automechanika Jakarta 2026, Flona Jakarta 2026, hingga peringatan Hari Tani Nasional yang dirangkaikan dengan pembukaan Munas IX Konsorsium Pembaruan Agraria di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Selain itu, aktivitas penukaran tiket konser di sekitar Gelora Bung Karno (GBK) juga menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian pengamanan karena berpotensi meningkatkan kepadatan masyarakat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pelayanan kepolisian diberikan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan jenis aktivitas yang dilakukan.

“Pelayanan kami diberikan kepada seluruh masyarakat. Warga yang menyampaikan aspirasi kami layani, sementara masyarakat yang tetap bekerja, bersekolah, menjalankan usaha, maupun melakukan perjalanan juga harus dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” kata Budi di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Rekayasa Lalu Lintas Menyesuaikan Kondisi

Untuk mengantisipasi kepadatan, personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik yang menjadi lokasi kegiatan, termasuk simpul lalu lintas dan kawasan dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

Pengaturan hingga pengalihan arus lalu lintas akan diterapkan secara situasional. Kebijakan tersebut akan menyesuaikan kondisi aktual, termasuk volume kendaraan dan perkembangan kegiatan di lapangan.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang hendak melintasi kawasan kegiatan agar merencanakan perjalanan lebih awal. Pengguna jalan juga disarankan menyiapkan jalur alternatif apabila terjadi kepadatan.

Informasi mengenai perkembangan situasi lalu lintas dapat dipantau melalui kanal TMC Polda Metro Jaya. Masyarakat juga diminta mengikuti petunjuk petugas apabila terdapat perubahan pengaturan lalu lintas di lokasi.

Jaga Ruang Publik Bersama

Budi mengajak masyarakat, baik peserta kegiatan maupun warga yang menjalankan aktivitas sehari-hari, untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan menghormati penggunaan fasilitas publik.

Menurutnya, ruang publik merupakan fasilitas bersama sehingga setiap aktivitas perlu dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kepentingan masyarakat lainnya.

“Ruang publik adalah milik bersama. Mari saling menghormati agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan baik dan aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.

Diunggah 24 September 2026 pukul 09.37

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar