Live
Nasional

Prabowo: Masa Damai Harus Jadi Persiapan TNI Hadapi Ancaman Terburuk

Prabowo meminta TNI tetap siaga di masa damai dengan menguasai teknologi, meningkatkan prestasi, serta mengutamakan kompetensi dalam pembinaan karier.

R

Redaksi

5 Oktober 2026 pukul 11.58

Presiden RI Prabowo Subianto dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin 5 Oktober 2026. (Foto: Bakom RI)
Presiden RI Prabowo Subianto dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin 5 Oktober 2026. (Foto: Bakom RI)

Singkatnya

Prabowo meminta TNI tetap siaga di masa damai dengan menguasai teknologi, meningkatkan prestasi, serta mengutamakan kompetensi dalam pembinaan karier.

Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) agar tidak lengah meski Indonesia berada dalam situasi damai. Menurutnya, masa damai harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan ancaman.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan amanat dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin 5 Oktober 2026.

“Masa damai adalah persiapan menghadapi ancaman. Yang paling buruk sekalipun,” kata Prabowo.

Presiden menilai dinamika ancaman terus berkembang sehingga TNI harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan situasi. Karena itu, kemampuan prajurit tidak cukup hanya dipertahankan, tetapi harus terus ditingkatkan melalui latihan, penguasaan teknologi, inovasi, dan pencapaian prestasi.

Prabowo menegaskan TNI harus menjadi institusi pertahanan yang profesional sekaligus mampu merespons perkembangan zaman.

“TNI harus menjadi kekuatan yang profesional, responsif, modern, inovatif, dan adaptif. TNI sekarang harus menguasai teknologi. TNI sekarang harus mengutamakan prestasi,” ujarnya.

Ia kembali menekankan pentingnya pencapaian sebagai bagian dari pembangunan kekuatan TNI.

“Sekali lagi, saya tekankan. TNI yang hebat adalah TNI yang mengutamakan prestasi,” kata Prabowo.

Karier Prajurit Berbasis Kompetensi

Dalam amanatnya, Prabowo juga menyoroti sistem pembinaan dan pengembangan karier prajurit TNI. Ia meminta sistem tersebut semakin mengedepankan kompetensi dan prestasi, bukan hanya berdasarkan senioritas atau ikatan loyalitas antarang­katan.

Menurut Presiden, hubungan antara senior dan junior tetap memiliki fungsi penting dalam tradisi militer. Senior dapat menjadi sumber pengetahuan, memberikan keteladanan, sekaligus membimbing prajurit yang lebih muda.

Namun, hubungan tersebut tidak boleh berubah menjadi praktik yang bertentangan dengan profesionalisme militer. Prabowo mengingatkan agar tradisi senioritas tidak dijadikan pembenaran untuk melakukan kekerasan fisik, perpeloncoan, maupun tindakan berlebihan.

“TNI harus (mengutamakan) sistem prestasi, bukan sekadar senioritas. Apalagi, sistem-sistem yang sempit, loyalitas sempit, loyalitas per angkatan,” tegasnya.

TNI Diminta Perkuat Sinergi

Selain meningkatkan profesionalisme internal, Prabowo meminta TNI memperkuat kerja sama dengan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.

Sinergi tersebut mencakup kementerian dan lembaga, pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga tokoh adat. Menurutnya, kemampuan TNI dapat mendukung percepatan berbagai program pemerintah sekaligus membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kekuatan dan kemampuan TNI harus dapat mempercepat pelaksanaan program-program pemerintah, mengatasi berbagai kesulitan nyata yang dihadapi rakyat,” ujar Prabowo.

Dalam peringatan HUT ke-81 TNI tersebut, Presiden Prabowo juga meresmikan dan mengukuhkan 204 satuan baru TNI yang berasal dari tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.

Rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI turut melibatkan 3.378 personel dari unsur TNI dan non-TNI. Sebanyak 38 unit alat utama sistem persenjataan (alutsista) juga ditampilkan dalam parade.

Selain itu, Prabowo memberikan penganugerahan tanda kehormatan kepada sejumlah prajurit sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.

Diunggah 5 Oktober 2026 pukul 11.58

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar