Live
Ragam

7 Fakta Menarik The Odyssey, Film Epik Christopher Nolan yang Tampil Spektakuler

7 fakta menarik The Odyssey, film Christopher Nolan yang dibintangi Matt Damon, Tom Holland, Anne Hathaway, Zendaya dan Robert Pattinson.

R

Redaksi

29 September 2026 pukul 09.57

Film terbaru Christopher Nolan, The Odyssey. (Foto: Rotten Tomatoes)
Film terbaru Christopher Nolan, The Odyssey. (Foto: Rotten Tomatoes)

Singkatnya

7 fakta menarik The Odyssey, film Christopher Nolan yang dibintangi Matt Damon, Tom Holland, Anne Hathaway, Zendaya dan Robert Pattinson.

Jakarta - Film terbaru Christopher Nolan, The Odyssey, membawa salah satu kisah paling terkenal dalam sejarah sastra ke layar lebar dengan skala produksi yang sangat besar. Diangkat dari epos klasik karya Homer, film ini mengikuti perjalanan panjang Odysseus untuk kembali ke rumah setelah Perang Troya.

Film yang dibintangi Matt Damon sebagai Odysseus tersebut dirilis di bioskop pada 17 Juli 2026. Selain menawarkan jajaran pemain papan atas, The Odyssey juga mencatat sejumlah pencapaian teknis yang menarik untuk diketahui.

Berikut 7 fakta menarik film The Odyssey yang membuat karya terbaru Christopher Nolan ini berbeda.

1. Diadaptasi dari epos Yunani kuno

The Odyssey mengambil cerita dari karya klasik Homer yang telah menjadi salah satu fondasi penting dalam sastra dunia. Kisahnya berpusat pada Odysseus, raja Ithaca, yang berusaha pulang setelah Perang Troya.

Perjalanan tersebut tidak mudah. Odysseus harus menghadapi berbagai ancaman, mulai dari makhluk mitologi hingga kekuatan para dewa. Film Nolan mempertahankan elemen petualangan tersebut sambil memberikan pendekatan sinematik yang lebih modern.

2. Matt Damon menjadi Odysseus

Tokoh utama Odysseus diperankan oleh Matt Damon. Sementara itu, Anne Hathaway memainkan Penelope, istri Odysseus, dan Tom Holland berperan sebagai Telemachus, putra mereka.

Film ini juga menghadirkan Robert Pattinson, Zendaya, Lupita Nyong'o, Charlize Theron, Jon Bernthal, Benny Safdie dan sejumlah aktor lainnya. Universal Pictures menyebut film tersebut sebagai mythic action epic.

3. Menjadi film pertama yang seluruhnya direkam dengan kamera IMAX

Salah satu pencapaian terbesar The Odyssey berada di balik kameranya. Film ini menjadi film panjang pertama yang seluruh proses pengambilan gambarnya menggunakan kamera film IMAX.

Untuk memungkinkan pengambilan gambar adegan dialog menggunakan kamera IMAX, dikembangkan pula sistem pelindung kamera khusus yang disebut "blimp". Teknologi tersebut membantu meredam suara kamera sehingga proses perekaman dialog dapat dilakukan secara lebih efektif.

4. Menggunakan sekitar 2,1 juta kaki film

Skala produksi The Odyssey juga terlihat dari jumlah film yang digunakan. Menurut IMAX, produksi ini menghabiskan sekitar 2,1 juta kaki film.

Penggunaan film dalam jumlah besar tersebut sejalan dengan ambisi Nolan untuk menghadirkan perjalanan Odysseus dengan gambar yang luas dan imersif. Karena itu, format IMAX menjadi bagian penting dari pengalaman menonton film ini.

5. Banyak adegan dibuat dengan pendekatan nyata

Christopher Nolan dikenal memiliki kecenderungan menggunakan efek praktis dan lokasi nyata dalam produksi filmnya. Pendekatan tersebut juga diterapkan dalam The Odyssey.

Produksi berlangsung di sejumlah lokasi di berbagai negara untuk menggambarkan perjalanan Odysseus. TIME melaporkan bahwa tim produksi bahkan menghadapi kondisi cuaca dan medan yang berat selama pengambilan gambar di sejumlah lokasi.

Pendekatan tersebut juga membuat para pemain harus menjalani proses syuting yang cukup menantang, termasuk adegan di laut, pegunungan, gurun, dan lokasi dengan kondisi cuaca ekstrem.

6. Perjalanan Odysseus menjadi pusat cerita keluarga

Meski memiliki skala seperti film epik, Nolan tidak hanya menjadikan The Odyssey sebagai kisah perang dan monster.

Cerita juga berfokus pada hubungan Odysseus dengan Penelope dan keluarganya. Perjalanan pulang sang raja menjadi bagian penting dari konflik emosional film, terutama karena ia telah meninggalkan keluarganya selama bertahun-tahun.

Pendekatan tersebut membuat kisah mitologi yang sangat tua terasa lebih dekat dengan persoalan manusia seperti keluarga, kesetiaan, kehilangan dan keinginan untuk kembali ke rumah.

7. Nolan kembali bekerja dengan sejumlah kolaborator lamanya

The Odyssey juga mempertemukan Nolan dengan beberapa nama yang sudah pernah bekerja bersamanya.

Matt Damon dan Anne Hathaway sebelumnya tampil dalam film-film Nolan, sementara sinematografer Hoyte van Hoytema kembali menangani aspek visual. Musik film dikerjakan oleh Ludwig Göransson, yang juga pernah berkolaborasi dengan Nolan dalam Oppenheimer.

Menariknya, produksi The Odyssey disebut berlangsung selama 91 hari dan selesai sembilan hari lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.

Dengan perpaduan mitologi Yunani, jajaran bintang Hollywood, pengambilan gambar menggunakan IMAX secara penuh, serta pendekatan praktis khas Nolan, The Odyssey menjadi proyek yang mempertemukan cerita klasik dengan teknologi sinema modern.

Diunggah 29 September 2026 pukul 09.57

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

7 Fakta Menarik The Odyssey, Film Epik Christopher Nolan yang Tampil Spektakuler | Beranda Depan