Live
Bisnis

BULOG Andalkan Dua Jurus Jaga Harga Beras, Penyaluran Capai 4,5 Juta Ton

BULOG mengoptimalkan SPHP dan Bantuan Pangan untuk menjaga pasokan serta harga beras. Total penugasan pemerintah 2026 mendekati 4,5 juta ton.

R

Redaksi

25 September 2026 pukul 19.00

Ilustrasi Beras. (Foto: Info Publik)
Ilustrasi Beras. (Foto: Info Publik)

Singkatnya

BULOG mengoptimalkan SPHP dan Bantuan Pangan untuk menjaga pasokan serta harga beras. Total penugasan pemerintah 2026 mendekati 4,5 juta ton.

Jakarta – Perum BULOG mengoptimalkan dua instrumen penugasan pemerintah untuk menjaga ketersediaan sekaligus mengendalikan harga beras di berbagai daerah. Dua program tersebut adalah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Bantuan Pangan Beras.

Keduanya memiliki sasaran yang saling melengkapi. Program SPHP diarahkan untuk memperkuat pasokan beras di pasar dan menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat. Sementara itu, Bantuan Pangan Beras diberikan secara langsung kepada masyarakat penerima manfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.

Sepanjang 2026, skala penugasan tersebut diproyeksikan mencapai hampir 4,5 juta ton beras. Jumlah itu mencakup berbagai alokasi SPHP dan Bantuan Pangan yang bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

SPHP dan Bantuan Pangan Digerakkan Bersamaan

Pada awal 2026, pemerintah menetapkan target penyaluran SPHP sebesar 828 ribu ton. Alokasi tersebut kemudian mendapat tambahan sebanyak 1 juta ton untuk memperkuat pasokan beras.

Sementara itu, program Bantuan Pangan Beras juga dilakukan dalam beberapa periode. Bantuan untuk Februari–Maret memiliki pagu sekitar 664.888 ton, sedangkan periode Juli–September mencapai 997.332 ton. Program tersebut kembali dilanjutkan untuk Oktober–Desember dengan kebutuhan yang diperkirakan sekitar 997 ribu ton.

Dengan kombinasi kedua program tersebut, CBP tidak hanya berfungsi sebagai stok yang tersimpan di gudang, tetapi juga terus digerakkan sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi pasokan di berbagai wilayah.

Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan BULOG memiliki dukungan stok yang kuat serta jaringan pergudangan yang tersebar di seluruh Indonesia untuk menjalankan penugasan tersebut.

“Dengan stok sekitar 4,6 juta ton, kekuatan stok ini terus kami gerakkan untuk masyarakat,” ujar Rizal seperti dikutip dari laman resmi BULOG.

Hingga pertengahan September 2026, realisasi penyaluran SPHP telah mencapai 799.593 ton atau 96,57 persen dari alokasi awal. Sementara Bantuan Pangan periode Februari–Maret telah tersalurkan sekitar 662.867 ton, dan periode Juli–September mencapai sekitar 618.581 ton.

Jika digabungkan, sekitar 2,08 juta ton beras telah disalurkan melalui tiga penugasan tersebut hingga pertengahan September.

Stok Disiapkan untuk Akhir Tahun

BULOG juga mempersiapkan penguatan penyaluran menjelang periode akhir tahun. Pemerintah telah memberikan tambahan alokasi SPHP sebesar 1 juta ton, sementara Bantuan Pangan dilanjutkan pada Oktober–Desember.

Menurut Rizal, kesiapan stok menjadi penting untuk menghadapi kebutuhan masyarakat pada momentum Natal dan Tahun Baru, sekaligus mengantisipasi kondisi musim kemarau yang diprediksi lebih kering dan panjang.

“Pemerintah memberikan perhatian penuh terhadap ketersediaan beras. Karena itu, SPHP mendapat tambahan alokasi 1 juta ton, sementara Bantuan Pangan dilanjutkan untuk Oktober–Desember,” katanya.

Melalui dua instrumen tersebut, BULOG menjalankan fungsi yang berbeda namun saling mendukung. SPHP menjaga agar pasokan beras tetap tersedia di pasar dengan harga terjangkau, sedangkan Bantuan Pangan memberikan dukungan langsung kepada keluarga penerima manfaat.

Dengan stok sekitar 4,6 juta ton dan jaringan distribusi nasional, BULOG menyatakan akan terus mempercepat penyaluran serta memastikan Cadangan Beras Pemerintah dapat digerakkan sesuai kebutuhan setiap wilayah.

Diunggah 25 September 2026 pukul 19.00

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar