Live
Ragam

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Kapolda NTB Cek Simulasi Arus Penonton

Kapolda NTB mengecek simulasi arus penonton, shuttle bus, dan VVIP menuju Sirkuit Mandalika untuk mendukung kelancaran MotoGP 2026.

R

Redaksi

9 Oktober 2026 pukul 05.29

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Kapolda NTB Cek Simulasi Arus Penonton

Singkatnya

Kapolda NTB mengecek simulasi arus penonton, shuttle bus, dan VVIP menuju Sirkuit Mandalika untuk mendukung kelancaran MotoGP 2026.

Lombok Tengah – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menguji kesiapan pengaturan lalu lintas menjelang ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026. Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja turun langsung memantau simulasi jalur penonton menuju Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.

Simulasi yang dimulai sekitar pukul 16.30 Wita itu berlangsung dari Bundaran Sunggung hingga kawasan sirkuit. Kegiatan ini bertujuan memastikan kelancaran arus kendaraan penonton, operasional shuttle bus, serta pergerakan rombongan tamu very very important person (VVIP), baik saat kedatangan maupun kepulangan.

Pengecekan lapangan tersebut menjadi bagian dari persiapan pengamanan dan manajemen lalu lintas menjelang gelaran MotoGP Mandalika 2026. Melalui simulasi ini, kepolisian mengevaluasi penerapan jalur agar pergerakan kendaraan dapat berlangsung tertib dan tidak menimbulkan kepadatan di sekitar kawasan sirkuit.

"Kita pastikan seluruh skema arus kedatangan dan kepulangan berjalan jelas, terarah dan mampu mengurai pergerakan penonton maupun rombongan VVIP," tegas Irjen Kalingga dalam keterangan tertulis, Jumat 9 Oktober 2026.

Polda NTB Siapkan Jalur Keluar Penonton

Dalam simulasi tersebut, Karo Ops Polda NTB Kombes Pol. Erwin Rachmat memaparkan sejumlah skema pergerakan kendaraan yang akan diterapkan selama pelaksanaan MotoGP Mandalika.

Bagi penonton yang menggunakan kendaraan roda empat (R4) maupun roda dua (R2) dari Gate 1, jalur keluar sirkuit diarahkan melalui Black Gate I. Kendaraan selanjutnya bergerak menuju Bundaran Sunggung sebelum berbelok ke Bypass Mandalika.

"Untuk penonton pengguna R4 dan R2, arus keluar dari sirkuit melalui Black Gate I, kemudian menuju Bundaran Sunggung dan selanjutnya diarahkan ke Bypass Mandalika," kata Erwin.

Pengaturan ini diharapkan membantu mendistribusikan arus kendaraan penonton menuju jalur utama sekaligus mengurangi potensi penumpukan kendaraan di pintu keluar sirkuit.

Shuttle Bus dan Parkir Timur Diatur Terpisah

Polda NTB juga menyiapkan skema khusus bagi shuttle bus yang melayani mobilitas penonton. Setelah keluar dari kawasan sirkuit melalui Black Gate I, bus akan melintasi Bundaran Sunggung dan bergerak lurus menuju area Parkir Timur.

Setelah menurunkan penumpang, shuttle bus akan kembali menuju Bundaran Sunggung dan berbelok ke Black Gate II untuk mengangkut penonton berikutnya.

"Shuttle bus yang sudah menurunkan penonton di Parkir Timur, kembali menuju Bundaran Sunggung, lalu berbelok menuju Black Gate II untuk mengangkut penonton berikutnya," ujar Erwin.

Sementara itu, penonton yang berada di Parkir Timur dan menggunakan kendaraan pribadi roda dua maupun roda empat akan diarahkan menuju Bundaran Sunggung, kemudian berbelok ke Bypass Mandalika.

Pemisahan alur kendaraan pribadi dan shuttle bus tersebut menjadi bagian dari upaya mengatur pergerakan penonton agar lebih terstruktur selama berlangsungnya balapan.

Rombongan VVIP Gunakan Red Gate

Selain kendaraan penonton, kepolisian menyiapkan jalur tersendiri bagi rombongan VVIP. Jalur kedatangan dimulai dari Bundaran Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), dilanjutkan melalui Bypass Mandalika dan Bundaran Sunggung, sebelum masuk ke Sirkuit Mandalika melalui Red Gate.

"Rombongan VVIP diarahkan melalui jalur khusus dari Bundaran BIZAM, Bypass Mandalika, Bundaran Sunggung dan masuk ke sirkuit melalui Red Gate," jelas Erwin.

Untuk perjalanan kembali, rombongan VVIP akan keluar melalui Red Gate menuju Bundaran Sunggung. Kendaraan kemudian berbelok ke kiri menuju Bypass Mandalika hingga kembali ke Bundaran BIZAM.

Melalui simulasi ini, Polda NTB berupaya memastikan setiap kategori kendaraan memiliki jalur yang jelas, termasuk kendaraan pribadi, shuttle bus, dan rombongan VVIP.

Pengecekan langsung oleh Kapolda NTB diharapkan dapat membantu mengidentifikasi potensi hambatan sejak dini sehingga pengaturan lalu lintas selama MotoGP Mandalika 2026 dapat berjalan lebih tertib, aman, dan lancar.

Kesiapan jalur kedatangan dan kepulangan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung mobilitas penonton dan tamu selama ajang balap motor internasional tersebut berlangsung di Lombok Tengah.

Diunggah 9 Oktober 2026 pukul 05.29

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar