Live
Ragam

Diduga Power Bank Penumpang Terbakar, Pesawat Air Seoul Tujuan Da Nang Tertunda

Kebakaran diduga akibat power bank terjadi di pesawat Air Seoul tujuan Da Nang sebelum lepas landas dari Incheon. Tak ada korban dalam insiden tersebut.

R

Redaksi

25 September 2026 pukul 11.36

Pesawat Air Seoul. (Foto: Yonhap)
Pesawat Air Seoul. (Foto: Yonhap)

Singkatnya

Kebakaran diduga akibat power bank terjadi di pesawat Air Seoul tujuan Da Nang sebelum lepas landas dari Incheon. Tak ada korban dalam insiden tersebut.

Seoul – Insiden kebakaran terjadi di dalam pesawat Air Seoul yang hendak terbang menuju Da Nang, Vietnam, dari Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan. Kebakaran yang diduga dipicu oleh power bank tersebut terjadi sesaat sebelum pesawat lepas landas pada Kamis (24/9/2026) malam.

Mengutip Yonhap, Jumat (25/9/2026), insiden terjadi sekitar pukul 21.00 waktu setempat di dalam penerbangan Air Seoul dengan nomor RS511. Saat kejadian, pesawat tengah bersiap melakukan penerbangan menuju Da Nang.

Sumber dari kalangan industri penerbangan menyebutkan, api muncul dari sebuah tas milik penumpang yang disimpan di bawah kursi. Dugaan awal mengarah pada power bank yang berada di dalam tas tersebut.

Awak kabin segera melakukan tindakan pemadaman setelah mengetahui adanya api. Petugas pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan kondisi penumpang tetap aman.

Tidak Ada Korban dalam Insiden

Pesawat tersebut mengangkut 221 penumpang dan tujuh anggota awak. Meskipun sempat terjadi kebakaran di dalam kabin, tidak ada korban jiwa maupun penumpang yang dilaporkan mengalami cedera akibat insiden tersebut.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kondisi pesawat dan penumpang. Maskapai kemudian mengambil langkah untuk mengganti pesawat yang akan digunakan dalam penerbangan tersebut.

Akibat insiden dan proses penanganannya, penerbangan Air Seoul RS511 mengalami keterlambatan cukup panjang. Pesawat pengganti akhirnya diberangkatkan sekitar dua jam 50 menit dari jadwal semula.

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya penggunaan dan penyimpanan perangkat elektronik bertenaga baterai lithium, termasuk power bank, selama berada di dalam pesawat. Perangkat tersebut dapat mengalami panas berlebih atau kerusakan baterai dalam kondisi tertentu sehingga berpotensi menimbulkan risiko kebakaran.

Diunggah 25 September 2026 pukul 11.36

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar