SBY Kritik Perebutan Kekuasaan, Ingatkan Pentingnya Moralitas Politik
SBY meminta Prabowo menghidupkan politik berkeadaban setelah menyoroti praktik politik yang dinilai liar dan mengabaikan moralitas.

Singkatnya
SBY meminta Prabowo menghidupkan politik berkeadaban setelah menyoroti praktik politik yang dinilai liar dan mengabaikan moralitas.
Jakarta – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi politik nasional yang dinilainya semakin liar. SBY meminta Presiden Prabowo Subianto menghidupkan kembali politik yang berkeadaban demi menjaga ketenteraman masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan SBY melalui akun media sosial X miliknya, @SBYudhoyono. Ia menyoroti praktik politik yang dinilai semakin mengabaikan nilai moral dan etika demi memperoleh kekuasaan.
"Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral," tulis SBY.
SBY mengaku khawatir kondisi politik yang tidak terkendali dapat berdampak terhadap kehidupan masyarakat.
Menurutnya, praktik politik yang mengabaikan moralitas berpotensi membuat rakyat merasa takut dan kehilangan ketenteraman dalam menjalani kehidupan di negaranya sendiri.
"Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri," ujarnya.
SBY Minta Prabowo Hidupkan Politik Berkeadaban
Dalam pernyataannya, SBY secara khusus menyampaikan permohonan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menghidupkan kembali politik yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadaban.
SBY menilai langkah tersebut merupakan panggilan sejarah sekaligus amanah rakyat yang harus dijalankan oleh kepala negara.
Sebagai warga negara yang mencintai Indonesia, SBY berharap Prabowo dapat membawa kehidupan politik nasional ke arah yang lebih baik.
"Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti juga warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban," tulis SBY.
Ia juga menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo memperoleh kekuatan dan tuntunan Tuhan dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya sebagai pemimpin bangsa.
"Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini," tutup SBY.
Pernyataan SBY tersebut menjadi sorotan di tengah perhatian terhadap kondisi politik nasional dan pentingnya menjaga etika, moralitas, serta ketenteraman masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Diunggah 4 November 2026 pukul 19.26
