Live
Internasional

Abdul El-Sayed Cetak Sejarah, Muslim Pertama yang Terpilih Jadi Senator AS

Abdul El-Sayed mengalahkan Mike Rogers dalam pemilu Michigan dan menjadi muslim pertama yang terpilih sebagai anggota Senat Amerika Serikat.

R

Redaksi

5 November 2026 pukul 16.52

Abdul El-Sayed, politikus Partai Demokrat keturunan Mesir-Amerika. (Source: The American Prospect)
Abdul El-Sayed, politikus Partai Demokrat keturunan Mesir-Amerika. (Source: The American Prospect)

Singkatnya

Abdul El-Sayed mengalahkan Mike Rogers dalam pemilu Michigan dan menjadi muslim pertama yang terpilih sebagai anggota Senat Amerika Serikat.

JAKARTA – Abdul El-Sayed, politikus Partai Demokrat keturunan Mesir-Amerika, mencetak sejarah dalam pemilu sela Amerika Serikat (AS) 2026. Dia menjadi muslim pertama yang terpilih sebagai anggota Senat AS setelah memenangkan pemilihan di Michigan pada Selasa (3/11/2026).

El-Sayed berhasil mengalahkan kandidat Partai Republik, Mike Rogers, dalam perebutan kursi Senat yang ditinggalkan Gary Peters karena pensiun. Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting bagi keterwakilan komunitas muslim dalam politik Amerika Serikat.

Mengutip dari berbagai sumber, kemenangan El-Sayed juga memperkuat posisi kelompok progresif di Partai Demokrat. Dia berhasil melewati persaingan ketat, termasuk perpecahan internal partai yang muncul selama masa kampanye.

Pria berusia 42 tahun itu sebelumnya dikenal sebagai pejabat kesehatan masyarakat. Dia lahir di Rochester Hills, Michigan, dari keluarga imigran asal Mesir.

Latar Belakang Pendidikan dan Karier

El-Sayed menempuh pendidikan di University of Michigan dan lulus pada 2007. Dia kemudian memperoleh gelar doktor di bidang kesehatan masyarakat dari University of Oxford pada 2011 melalui program beasiswa Rhodes Scholar.

Pada 2014, dia juga meraih gelar kedokteran dari Columbia University.

Kariernya di pemerintahan dimulai pada 2015 ketika dipercaya menjabat sebagai direktur kesehatan Kota Detroit. Dalam posisi tersebut, El-Sayed memimpin upaya membangun kembali layanan kesehatan masyarakat setelah kota itu mengalami krisis keuangan.

Dia menjabat hingga 2017 sebelum mencoba peruntungan dalam pemilihan gubernur Michigan pada 2018. Namun, langkahnya terhenti setelah kalah dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat dari Gretchen Whitmer.

El-Sayed kemudian kembali bekerja di bidang pelayanan publik dengan menjabat sebagai direktur Departemen Kesehatan, Layanan Kemanusiaan, dan Veteran Wayne County pada 2023 hingga 2025.

Kampanye Progresif dan Kritik terhadap Israel

Nama El-Sayed kembali menjadi perhatian pada 2026 setelah memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat untuk kursi Senat Michigan pada Agustus. Dia mengalahkan anggota DPR AS Haley Stevens.

Dalam kampanyenya, El-Sayed mendapat dukungan sejumlah tokoh progresif, termasuk Senator Bernie Sanders, anggota DPR Alexandria Ocasio-Cortez, dan Rashida Tlaib.

Program yang diusungnya antara lain perluasan akses layanan kesehatan melalui Medicare for All, penurunan biaya perumahan, pembatasan pengaruh donor kaya dalam politik, serta peningkatan peluang ekonomi bagi keluarga pekerja.

Dalam kebijakan luar negeri, El-Sayed dikenal vokal mengkritik dukungan militer AS terhadap Israel. Dia menyebut operasi militer Israel di Gaza sebagai genosida dan menyerukan penghentian bantuan militer Amerika tanpa syarat kepada Israel.

Sikap tersebut menjadi salah satu isu kontroversial selama kampanye. Bahkan, Haley Stevens yang sebelumnya menjadi lawannya dalam pemilihan pendahuluan akhirnya memberikan dukungan kepada Mike Rogers menjelang pemungutan suara.

Langkah Stevens memicu reaksi dari sejumlah anggota Partai Demokrat, tetapi tidak menghalangi kemenangan El-Sayed.

Identitas Muslim Jadi Sorotan Kampanye

Identitas keagamaan El-Sayed juga menjadi salah satu isu yang menonjol selama pemilihan Senat. Presiden Donald Trump dan sejumlah tokoh Partai Republik melontarkan kritik terhadap dirinya, termasuk terkait keyakinan agama dan pandangan politiknya.

El-Sayed menepis serangan tersebut. Dia menilai penggunaan nama dan agamanya dalam kampanye justru mengalihkan perhatian publik dari persoalan yang lebih mendesak, seperti kenaikan biaya hidup dan tantangan ekonomi masyarakat.

Kemenangan El-Sayed sekaligus menjadi babak baru keterwakilan muslim dalam politik Amerika Serikat.

Sebelumnya, Keith Ellison mencatat sejarah sebagai muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres AS pada 2006. Kemudian, Rashida Tlaib dan Ilhan Omar menjadi perempuan muslim pertama yang terpilih sebagai anggota Kongres pada 2018.

Dengan kemenangan El-Sayed, komunitas muslim kini mencatat sejarah baru melalui keterwakilan di lembaga Senat AS.

Diunggah 5 November 2026 pukul 16.52

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar