Live
Internasional

Bintang Porno Jepang Hana Kuraki Ditemukan Tewas di Apartemen, Diduga Jadi Korban Kekerasan

Aktris AV Jepang Hana Kuraki ditemukan meninggal di apartemen host Kabukicho. Kasus ini memicu sorotan atas dugaan kekerasan dalam hubungan.

R

Redaksi

14 September 2026 pukul 05.54

Bintang Porno Jepang, Hana Kuraki
Bintang Porno Jepang, Hana Kuraki

Singkatnya

Aktris AV Jepang Hana Kuraki ditemukan meninggal di apartemen host Kabukicho. Kasus ini memicu sorotan atas dugaan kekerasan dalam hubungan.

Tokyo, 14 September 2026 – Aktris video dewasa Jepang, Hana Kuraki, ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen yang dikaitkan dengan seorang host klub malam terkenal di kawasan Kabukicho, Tokyo. Kematian perempuan berusia 25 tahun itu memicu perhatian publik setelah muncul berbagai dugaan mengenai hubungan pribadinya dengan seorang host.

Dilansir Tokyo Reporter, hingga kini, penyebab kematian Kuraki belum disampaikan secara resmi oleh kepolisian maupun pihak manajemennya. Namun, kabar mengenai kematiannya menyebar luas di media sosial dan diikuti sejumlah tudingan mengenai kekerasan dalam hubungan, penyelesaian perkara di luar pengadilan hingga dugaan upaya menutupi sejumlah insiden.

Kabar mengenai lokasi ditemukannya Kuraki disampaikan melalui unggahan di X oleh Sakito, pemilik klub host sekaligus petarung BreakingDown. Ia menyebut apartemen tersebut disewa atas nama Shota Taira, seorang host yang dikenal sebagai salah satu figur besar dalam kelompok L's Collection di Kabukicho.

Sakito menyampaikan rasa duka atas meninggalnya Kuraki dan meminta masyarakat tidak memperburuk keadaan dengan informasi yang belum terverifikasi.

Kuraki sebelumnya sempat mengumumkan hiatus pada Juni 2026. Saat itu, ia menyebut mengalami cedera serius pada bagian wajah dan rahang akibat kecelakaan lalu lintas.

Namun, muncul klaim dari seorang pengungkap informasi di dunia maya yang menyebut bahwa luka tersebut bukan akibat kecelakaan sebagaimana disampaikan sebelumnya. Menurut klaim tersebut, Kuraki diduga mengalami cedera setelah Taira menjalankan mobil mewah Mercedes-Maybach ketika dirinya sedang berusaha masuk ke kendaraan tersebut.

Informasi tersebut juga dikaitkan dengan dokumen yang disebut-sebut sebagai kesepakatan penyelesaian perkara di luar pengadilan. Selain itu, terdapat pula dugaan surat permintaan maaf dari Taira. Meski demikian, berbagai informasi tersebut berasal dari laporan dan unggahan daring yang belum dikonfirmasi secara independen oleh kepolisian.

Ditemukan Meninggal di Apartemen

Sakito mengatakan dirinya berada di lokasi ketika Kuraki ditemukan meninggal. Ia menjelaskan bahwa dirinya bukan orang pertama yang menemukan tubuh sang aktris.

Menurut keterangannya, seorang teman Kuraki lebih dahulu menemukan korban dan kemudian meminta bantuan. Sakito selanjutnya datang ke apartemen tersebut dan menghubungi Taira untuk memberitahukan bahwa Kuraki telah meninggal.

Dalam unggahan yang sama, Sakito menyebut Taira mengatakan dirinya sedang memiliki agenda pertemuan dan baru dapat datang sekitar dua jam kemudian. Kondisi tersebut membuat Sakito ikut menangani situasi awal bersama aparat kepolisian yang tiba di lokasi.

Sakito juga mengaku Kuraki beberapa kali menceritakan persoalan dalam hubungan pribadinya dengan Taira. Ia kemudian menyerukan agar tidak ada lagi orang yang menggunakan kekerasan untuk mengendalikan atau menekan orang lain.

Di tengah ramainya informasi mengenai kasus tersebut, Sakito juga meminta publik menghormati keluarga dan orang-orang terdekat Kuraki. Ia memperingatkan agar kematian sang aktris tidak semakin dipenuhi kabar yang tidak jelas sumber maupun kebenarannya.

Sosok Host yang Disebut dalam Kasus

Shota Taira, 29 tahun, dikenal sebagai salah satu host ternama di Kabukicho. Sebelum menekuni profesi tersebut, ia disebut pernah menjadi anggota grup idola.

Kariernya sebagai host kemudian berkembang pesat. Ia dilaporkan mampu menghasilkan pendapatan lebih dari 200 juta yen pada tahun pertamanya sebagai host dan menjadi salah satu penghasil terbesar dalam kelompoknya pada 2025.

Taira bahkan sempat tampil dalam program AbemaTV dan disebut sebagai salah satu figur puncak dari sekitar 1.700 host yang berada dalam industri tersebut.

Kasus kematian Kuraki kembali menyoroti kontroversi yang selama ini melekat pada industri klub host di Jepang. Bisnis tersebut telah menjadi perhatian pemerintah karena adanya praktik yang dianggap mengeksploitasi hubungan emosional antara host dan pelanggan perempuan.

Perubahan Undang-Undang Bisnis Hiburan Jepang pada 2025 antara lain memperketat aturan terhadap host yang dianggap memanfaatkan perasaan romantis pelanggan untuk mendorong mereka menanggung utang dalam jumlah besar atau masuk ke industri seks.

Meski regulasi diperketat, persoalan mengenai tekanan emosional, transaksi finansial dan relasi kuasa dalam lingkungan klub host masih menjadi perhatian.

Perjalanan Karier Hana Kuraki

Hana Kuraki merupakan perempuan asal Prefektur Kanagawa yang memulai debutnya sebagai aktris eksklusif label video dewasa S1 pada Mei 2024.

Sebelum terjun ke industri tersebut, Kuraki pernah menempuh pendidikan di sekolah kecantikan dan bekerja sebagai asisten penata rambut serta tata rias. Kariernya kemudian berkembang dan ia merilis photobook yang mendapat perhatian.

Pada 2026, Kuraki juga dijadwalkan tampil dalam Taiwan Adult Expo.

Kepergiannya pada usia 25 tahun kini menjadi sorotan publik Jepang, terutama setelah muncul berbagai informasi mengenai kehidupan pribadinya. Namun, sejumlah tudingan yang beredar di media sosial masih membutuhkan verifikasi resmi.

Pihak-pihak yang mengetahui persoalan tersebut juga menyerukan agar publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan mengenai penyebab kematian Kuraki sebelum kepolisian atau pihak terkait memberikan keterangan resmi.

Di tengah duka tersebut, Sakito menekankan pentingnya menghormati Kuraki, keluarga, serta orang-orang yang berada di lingkaran terdekatnya. Ia juga mengingatkan agar informasi palsu maupun spekulasi tidak menimbulkan dampak tambahan bagi pihak yang ditinggalkan.

Diunggah 14 September 2026 pukul 05.54

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar