Live
Bisnis

Seruan Boikot Sinar Mas Marak di Media Sosial, Ini Pemicu dan Produk yang Disorot

Seruan boikot Sinar Mas ramai di media sosial. Simak pemicu, akun yang menyoroti, produk yang disorot, dan dampaknya bagi perusahaan.

R

Redaksi

3 November 2026 pukul 11.18

Ilustrasi Produk di Supermarket
Ilustrasi Produk di Supermarket

Singkatnya

Seruan boikot Sinar Mas ramai di media sosial. Simak pemicu, akun yang menyoroti, produk yang disorot, dan dampaknya bagi perusahaan.

JAKARTA - Seruan boikot terhadap Sinar Mas Group ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah warganet mengajak masyarakat untuk tidak membeli produk maupun menggunakan layanan perusahaan yang dikaitkan dengan kelompok usaha tersebut.

Kampanye ini mencuat di tengah sorotan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang memicu kabut asap hingga ke negara tetangga.

Salah satu akun yang menyoroti isu ini adalah Instagram @press_un. Dalam unggahannya, akun tersebut menyerukan boikot terhadap Sinar Mas dan mendesak perusahaan bertanggung jawab atas dampak kebakaran hutan.

Seruan serupa juga menjadi perbincangan di akun Instagram @delocomotief45. Unggahan akun tersebut pada 2 November 2026 turut mengangkat persoalan karhutla dan mengajak masyarakat menyoroti perusahaan yang dikaitkan dengan kasus kebakaran hutan.

Perbincangan ini menunjukkan bahwa isu lingkungan semakin mendapat perhatian di ruang digital. Kritik yang disampaikan warganet tidak hanya menyasar perusahaan, tetapi juga menyoroti dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Tiga Pemasok APP Jadi Sorotan

Sorotan terhadap Sinar Mas menguat setelah otoritas Singapura menerbitkan pemberitahuan tindakan pencegahan kepada sejumlah perusahaan Indonesia terkait potensi kabut asap lintas batas.

Tiga perusahaan yang menjadi perhatian dalam rantai pasok Asia Pulp & Paper (APP) adalah PT Bumi Andalas Permai, PT Bumi Mekar Hijau, dan PT SBA Wood Industries.

Langkah tersebut memicu diskusi mengenai tanggung jawab perusahaan dalam mencegah kebakaran dan memastikan kegiatan bisnis tidak merugikan masyarakat.

Meski demikian, pemberitahuan regulator bukan putusan pengadilan yang menyatakan perusahaan terbukti melakukan pembakaran hutan.

Produk Sinar Mas yang Disorot

Seruan boikot yang beredar turut mencantumkan sejumlah merek yang dikaitkan dengan Sinar Mas, seperti Filma, Kunci Mas, SiDU, Paseo, Nice, dan Livi.

Beberapa unit usaha lain di sektor properti, keuangan, dan telekomunikasi juga ikut menjadi perhatian warganet.

Namun, keterkaitan sebuah merek dengan kelompok usaha tertentu tidak otomatis membuktikan keterlibatan langsung dalam kasus karhutla.

Diunggah 3 November 2026 pukul 11.18

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar