Live
Nasional

Dua Kasus Kekerasan di Yahukimo, Satu Warga Tewas dan PNS Luka Berat

Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo menyelidiki dua kasus kekerasan di Dekai yang menewaskan satu warga dan melukai seorang PNS.

R

Redaksi

13 Oktober 2026 pukul 01.31

Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo menyelidiki dua kasus kekerasan di Dekai yang menewaskan satu warga dan melukai seorang PNS. (Foto: Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo menyelidiki dua kasus kekerasan di Dekai yang menewaskan satu warga dan melukai seorang PNS)
Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo menyelidiki dua kasus kekerasan di Dekai yang menewaskan satu warga dan melukai seorang PNS. (Foto: Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo menyelidiki dua kasus kekerasan di Dekai yang menewaskan satu warga dan melukai seorang PNS)

Singkatnya

Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo menyelidiki dua kasus kekerasan di Dekai yang menewaskan satu warga dan melukai seorang PNS.

Yahukimo – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo menyelidiki dua kasus kekerasan yang terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada 11–12 Oktober 2026. Dalam dua peristiwa tersebut, seorang warga berinisial A (46) meninggal dunia, sedangkan seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial ET (51) mengalami luka berat.

Personel gabungan kepolisian telah mendatangi kedua lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan penanganan kedua perkara dilakukan secara profesional dengan mengedepankan fakta dan bukti yang diperoleh selama penyelidikan.

Warga Ditemukan Terluka di Kompleks Ruko Dekai

Kasus pertama terjadi di Kompleks Ruko Blok B, Distrik Dekai, pada Minggu 11 Oktober 2026 sekitar pukul 18.15 WIT.

Berdasarkan keterangan awal, korban A sebelumnya membantu menurunkan muatan sembako dari sebuah truk. Setelah kegiatan tersebut, seorang saksi masuk ke dalam ruko untuk merapikan barang-barang yang telah diturunkan.

Tidak lama kemudian, korban ditemukan tergeletak dalam kondisi terluka. A selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Setelah menerima laporan, personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan memeriksa sejumlah saksi.

Pada Senin (12/10/2026), jenazah korban diberangkatkan dari Bandara Nop Goliat Dekai menuju Bandara Mozes Kilangin, Timika, menggunakan pesawat carter. Jenazah selanjutnya direncanakan diterbangkan ke Makassar melalui Bandara Sultan Hasanuddin untuk diserahkan kepada keluarga.

Polisi Bantah Hoaks Korban Anggota Intelijen

Di tengah penanganan perkara, beredar informasi di media sosial yang menyebut korban A merupakan anggota intelijen aparat keamanan TNI. Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Yusuf menjelaskan, korban merupakan warga sipil yang tinggal dan mencari nafkah di Distrik Dekai untuk menghidupi keluarganya. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Informasi yang menyebut korban berinisial A sebagai anggota intelijen adalah tidak benar atau hoaks. Korban merupakan warga sipil yang mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya,” ujar Yusuf, Senin (12/10/2026).

Ia meminta masyarakat tidak ikut menyebarkan kabar yang belum dipastikan kebenarannya agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Kepolisian juga mendalami dugaan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopitua Heluka dalam rangkaian aksi kekerasan tersebut. Namun, dugaan itu masih dalam proses penyelidikan dan belum menjadi kesimpulan akhir mengenai pihak yang bertanggung jawab.

PNS Diserang Dua Orang Bersenjata Tajam

Kasus kedua berupa penganiayaan berat terhadap ET (51), seorang PNS, terjadi pada Senin (12/10/2026) pagi di kawasan Perumahan Eselon IV Jalur 3, Distrik Dekai.

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula ketika ET sedang menyapu halaman rumah. Dua orang tidak dikenal kemudian mendatanginya dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Saat berusaha melindungi diri, korban mengalami luka terbuka pada pergelangan tangan kiri dan punggung bagian kanan. ET kemudian dibawa ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel gabungan melakukan pengamanan lokasi, olah TKP, dan memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian. Petugas juga mengumpulkan bukti serta meminta keterangan saksi guna mendukung proses penyelidikan.

Yusuf mengatakan, personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai penyerangan tersebut.

“Begitu menerima informasi mengenai kejadian tersebut, personel Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo langsung merespons dengan mendatangi TKP. Petugas melakukan pengumpulan alat bukti, meminta keterangan dari para saksi, dan melaksanakan olah TKP,” katanya.

Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan untuk memperjelas rangkaian kejadian dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum.

Satgas Minta Masyarakat Tetap Tenang

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan kedua kasus kekerasan tersebut.

Menurut Faizal, setiap perkara akan ditangani secara profesional dan objektif dengan mengedepankan fakta serta alat bukti yang sah.

“Peristiwa ini menjadi perhatian kami karena menyangkut keselamatan masyarakat. Kami berkomitmen memastikan setiap kasus ditangani secara profesional dan objektif, dengan mengedepankan fakta serta alat bukti yang sah,” ujar Faizal.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyampaikan bahwa penyidik masih mendalami keterangan saksi dan mencocokkan bukti pendukung untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut.

Penyelidikan terhadap kedua kasus masih berlangsung. Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Yahukimo. (Sumber: Satgas Operasi Damai Cartenz-2026)

Diunggah 13 Oktober 2026 pukul 01.31

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar