Live
Nasional

Polri Resmikan Logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat, Perkuat Pelayanan Publik

Polri meresmikan logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat untuk memperkuat koordinasi, pengawasan, partisipasi warga, dan pelayanan publik.

R

Redaksi

13 Oktober 2026 pukul 22.48

Polri meresmikan logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat pada Senin 12 Oktober 2026. (Foto: Humas Polri)
Polri meresmikan logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat pada Senin 12 Oktober 2026. (Foto: Humas Polri)

Singkatnya

Polri meresmikan logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat untuk memperkuat koordinasi, pengawasan, partisipasi warga, dan pelayanan publik.

Jakarta – Polri meresmikan logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat pada Senin 12 Oktober 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kedekatan dengan masyarakat, serta memastikan pelaksanaan program prioritas Kapolri berjalan terarah dan terukur.

Program Polisi Bersama Masyarakat sejalan dengan visi Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang disampaikan dalam uji kelayakan dan kepatutan di DPR pada 1 Oktober 2026. Saat itu, Suyudi menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, penguatan hubungan dengan masyarakat, serta keterbukaan terhadap kritik dan masukan publik.

Logo Polisi Bersama Masyarakat merepresentasikan kemitraan antara kepolisian dan warga. Simbol jabat tangan melambangkan kepercayaan serta kerja sama, sementara siluet polisi bersama masyarakat menggambarkan keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Melalui konsep tersebut, keamanan tidak hanya mengandalkan penegakan hukum. Komunikasi yang terbuka, partisipasi warga, dan kolaborasi dalam menyelesaikan persoalan sosial juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

Posko Jadi Pusat Koordinasi dan Evaluasi

Posko Polisi Bersama Masyarakat dibentuk untuk mendukung koordinasi pelaksanaan program prioritas Kapolri, memantau perkembangan kegiatan, serta menghimpun dan memverifikasi data sebagai bahan evaluasi.

Posko ini juga berperan membantu memastikan arahan dan kebijakan ditindaklanjuti oleh satuan pelaksana sesuai tugas dan kewenangannya. Dengan koordinasi yang terarah, perkembangan program dapat dipantau secara berkala untuk mengetahui capaian sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih memerlukan perbaikan.

Hasil pemantauan dan evaluasi selanjutnya dapat digunakan sebagai dasar penyusunan rekomendasi agar pelaksanaan program semakin efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam aspek pengawasan, pemantauan mencakup pelaksanaan kebijakan, akuntabilitas personel, penggunaan anggaran, hingga tindak lanjut hasil pengawasan berdasarkan mekanisme yang berlaku.

Apabila ditemukan dugaan pelanggaran, penanganannya diteruskan kepada fungsi pengawasan maupun fungsi profesi dan pengamanan sesuai kewenangan masing-masing.

Polri Dorong Pelayanan yang Responsif

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, penguatan hubungan antara kepolisian dan masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Logo Polisi Bersama Masyarakat dan peresmian posko ini harus dimaknai sebagai komitmen bersama untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat. Kepercayaan publik dibangun melalui komunikasi yang terbuka, pelayanan yang responsif, serta kehadiran anggota Polri yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Johnny, Senin (12/10/2026).

Menurut dia, keberadaan posko diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjalankan program prioritas. Posko tersebut juga diharapkan mendukung pemanfaatan aspirasi dan informasi dari masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

Johnny menegaskan, upaya menjaga keamanan dan ketertiban membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sebagai mitra kepolisian.

“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Dukungan dan partisipasi masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Karena itu, semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan, sinergi, dan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambahnya.

Melalui peresmian logo dan posko tersebut, Polri mendorong agar semangat Polisi Bersama Masyarakat tidak berhenti sebagai identitas institusi. Program ini diharapkan tercermin dalam peningkatan kualitas pelayanan, tindak lanjut pengaduan sesuai mekanisme yang berlaku, serta pelaksanaan kebijakan yang lebih responsif dan akuntabel.

Dengan koordinasi, pengawasan, dan keterlibatan masyarakat yang berkelanjutan, Polri berharap pelayanan publik semakin sesuai dengan kebutuhan warga dan kehadiran kepolisian dapat dirasakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. (Sumber: Humas Polri)

Diunggah 13 Oktober 2026 pukul 22.48

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar